IHPB Untuk Pipa PVC Dilaporkan Mengalami Kenaikan Tertinggi

IHPB Untuk Pipa PVC Dilaporkan Mengalami Kenaikan Tertinggi

Denya.co.id – Pada laporan terakhirnya, Badan Pusat Statistik melaporkan bahwa Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Kelompok Bahan Bangunan/Konstruksi yang terdiri dari lima jenis bangunan/konstruksi pada Mei 2014 naik sebesar 0,21 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan indeks tertinggi terjadi pada jenis Bangunan Pekerjaan Umum untuk Pertanian sebesar 0,44 persen.

BPS melaporkan bahwa IHPB beberapa bahan bangunan/konstruksi (pipa pvc, besi profil, aspal, cat tembok, semen, kaca lembaran, dan kayu lapis) pada Mei 2014 naik harganya dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tertinggi terjadi pada pipa pvc sebesar 0,43 persen dan terendah pada kayu lapis sebesar 0,14 persen.

Komoditi lain, yaitu besi profil naik 0,39 persen, aspal naik 0,37 persen, cat tembok naik 0,32 persen, semen naik 0,23 persen, dan kaca lembaran naik 0,20 persen. Sedangkan seng lembaran turun 0,02 persen, dan besi beton turun 0,28 persen.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa pergerakan saham untuk sektor terkait di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tiga bulan ini nampak menunjukkan kinerja yang positif dimana indeks saham untuk sektor INFRASTRUC mengalami kenaikan sekitar + 7.67 % dalam 3 bulan terakhir. Sementara itu indeks komposit (Jakarta Stock Exchange Composite Index, JCI) untuk periode yang sama menunjukkan kenaikan sekitar 2.16 % dalam 3 bulan terakhir.

Indeks LQ45 yang merupakan indeks yang terdiri dari 45 saham Perusahaan Tercatat yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar dengan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan, juga menunjukkan sinyal yang positif. Indeks LQ45 mengalami kenaikan sekitar 2.71% dalam 3 bulan terakhir.

Sementara itu Jakarta Islamic Index (JII) yang merupakan indeks yang menggunakan 30 saham yang dipilih dari saham-saham yang masuk dalam kriteria syariah (Daftar Efek Syariah yang diterbitkan oleh Bapepam-LK) dengan mempertimbangkan kapitalisasi pasar dan likuiditas, menunjukkan kenaikan sekitar 2.25% dalam 3 bulan terakhir. (vibiznews)

Related Posts---