Sejarah Penemuan Dan Jenis-Jenis Pipa

Sejarah Penemuan Dan Jenis-Jenis Pipa

pipa - Sejarah Penemuan Dan Jenis-Jenis Pipa

Denya.co.id – Jika dilihat dari bentuknya, pipa merupakan sebuah selongsong bundar yang digunakan untuk mengalirkan fluida-cairan atau gas. Berdasarkan standard dalam pebuatannya, pipa biasanya di dasarkan pada diameter nominalnya, biasanya memiliki nilai outside diameter (OD) atau diameter luarnya tetap sedangkan untuk tebalnya mengunakan istilah schedule yang memiliki nilai bervariasi.

Pipa sendiri di bedakan menjadi dua istilah, piping dan pipeline. Piping di gunakan untuk istilah pipa yang mengalirkan dari satu tempat ke tempat lain dalam jarak yang berdekatan, sedangkan pipa yang digunakan berukuran relatif kecil. Sedangakan pipeline istilah tersebut digunakan untuk mengalirkan fluida dari satu fasilitas (plant) ke plant yang lain, dan biasanya ukurannya sangat besar. Dalam sebuah pipa atau lebih tepatnya sistem pemipaan, kita akan mengenal istilah NPS.

NPS yang memiliki kepanjangan dari Nominal Pipe Size adalah istilah yang menunjukan diameter nominal (bukan ukuran sebenarnya) dari sebuah pipa. Maksudnya nominal disini adalah hanya angka standar yang digunakan sebagain satuan umum. Contohnya adalah ketika kita menyebutkan pipa 2” (dua inch) Maka pipa tersebut memiliki ukuran sekitar dua in, namun ukuran aslinya bila di ukur tidak tepat dua in. Nilai dua in tersebut hanya nominal yang di gunakan untuk meyebutkan jenis pipa agar baik penjual atau pemakai sama sama tahu, tetapi bukan ukuran sebenarnya.

Material pipa ada berbagai jenis. Bagaimana cara menentukan material yang harus digunakan? Untuk menentukan material, terutama untuk industri, faktor yang paling penting adalah fluida apa yang mengalir didalamnya. Selain itu, kondisi luar dari pipa juga mempengaruhi. Dan terakhir, tentu saja sisi ekonomi juga menjadi dasar pemilihan material.

Pipa sendiri dilihat dari struktur bahan baku yang digunakan secara umum terbagi dalam beberapa jenis pipa sebagai berikut :

1. Pipa Carbon Steel
2. Pipa Carbon Moly
3. Pipa Steinless Steel
4. Pipa Duplex (biasa digunakan di proyek migas)
5. Pipa Galvanis
6. Pipa Ferro Nikel
7. Pipa Chrom Moly
8. Pipa PVC
9. Pipa HDPE (High Density PolyEthylene)

Berdasarkan sejarah, pipa pertama kali digunakan oleh masyarakat China untuk mengalirkan air ke pertanian mereka kira kira 3000 tahun sebelum masehi. Selain penduduk China, penduduk di daerah yang dahulu di sebut valley (sekarang pakistan dan sebelah utara india) pada tahun 2500 sebelum masehi terkenal sebagai ahli dalam pembuatan jaringan pemipaan rumah-rumah.

Tak hanya kedua negara tersebut, negeri asal Firaun yakni Mesir juga tercatat dalam sejarah ketika penduduknya berhasil mengalirkan air sungai Nil untuk mengairi sawah sawah mereka. Selain itu, kerajaan Roma diklaim berhasil mendesain dan mendirikan jaringan pemipaan khususnya untuk keperluan air minum, mandi dan air mancur pada abad 150 sesudah masehi.

 

 

Related Posts---

Back to top