Setelah 20 tahun, Akhirnya Desa Binusan Nikmati Air Bersih

Setelah 20 tahun, Akhirnya Desa Binusan Nikmati Air Bersih

Denya.co.id – Penjabat Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie, Jumat (23/1/2015) sore meresmikan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Desa Binusan, Kecamatan Nunukan.

IPA dengan kapasitas 10 liter perdetik itu menghabiskan anggaran hingga Rp 10.775.527.000, 00 yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2013 sebesar Rp 7.653.200.000,00, APBN tahun 2014 sebesar Rp 2.371.666.000 dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Nunukan tahun 2014 senilai Rp 750.661.000.

Pada kesempatan itu, Irianto sempat melihat proses pengolahan air di IPA Desa Binusan. Setelah itu, dia menekan tombol yang memulai beroperasinya IPA dimaksud.

Irianto ditemui usai acara seremonial yang digelar di Kantor Desa Binusan menyebutkan, dengan beroperasinya IPA Desa Binusan, warga setempat sudah bisa menikmati air bersih.

“Desa ini 20 tahun lebih belum menikmati air bersih,” ujarnya. Warga juga mendapatkan subsidi pemasangan sambungan. Dari yang seharusnya mereka membayar Rp 2.500.000, hanya dikenakan tarif pemasangan Rp 300.000.

Tak hanya itu, warga juga menikmati tarif air subsidi dari Pemerintah. Setiap kubik air yang dinikmati warga hanya dihargai Rp2.700.000.

“Ini lebih murah dari kajian BPKP yaitu Rp 3.900,” ujarnya.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan, Masdi menjelaskan, IPA Desa Binusan bisa dimanfaatkan untuk 700 sambungan rumah atau melayani sekitar 4.200 jiwa.

“Saat ini sudah terpasang 129 sambungan rumah dan akan terus dilanjutkan dengan program Pemerintah dengan memberikan sambungan murah,” ujarnya.

Dia mengatakan IPA Desa Binusan ini dilengkapi dengan intake ponton sebanyak 1 unit, pompa air baku sentrifugal kapasitas 11 liter perdetik sebanyak dua unit, IPA kapasitas 10 liter perdetik sebanyak 1 unit, reservoir kapasitas 200 meter kubik, pompa distribusi sentrifugal kapasitas 10 liter perdetik sebanyak 2 unit, pipa jaringan distribusi HDPE diameter 150-50 milimeter, bangunan penunjang sebanyak 1 unit dan bangunan pelengkap sebanyak 1 unit. Sumber: Tribunnews.com

Related Posts---